Doaku semoga kami selalu baik2 saja. Dan selalu langgeng. Aku sangat mencintai dia. Seandainya kita harus berpisah, biar kematian yg berhak memisahkan. Dan semoga dia tidak berubah. Rasa cintanya semoga tetap seperti awal kita berumah tangga. Aamiin.
Senin, 04 Maret 2019
Doaku
Kemarin untuk pertama kali dia marah padaku karena masalah aku ingin di belikan durian. Memang sudah lama ingin sekali buah itu. Tapi karena mahal aku harus sabar untuk menunggu. Dan saat ini sedang murah-murah nya. Tapi ternyata dia tak suka durian. Aku mencoba merayu untuk di belikan durian, tapi ternyata dia marah. aku yang saat itu baru pertamakali mengerti dia marah, aku sangat sedih. Perih rasanya. Tapi memang aku yang salah. Aku egois. Aku tau dia sekarang lagi berjuang untuk belikan aku sepeda motor. Aku merasa sangat bersalah. Aku takut. Aku ingin rumah tanggaku baik2 saja. Dia lelaki yang baik. Sangat baik. Aku takut kehilangan dia. Mungkin aku harus berhati-hati.
Senin, 11 Februari 2019
Kehidupan pernikahan ku
Entah apa yang aku rasakan saat ini. Aku merasa ada hal yang membuatku ingin menangis. Aku memikirkan banyak hal. Tentang suami, dan keluarga suamiku. Aku rindu. Ya, ternyata aku sedang rindu. Rindu keluarga ku di Blitar. Aku harus bisa lebih sabar. Kehidupan ku tak sama dengan yang dulu. Ada kewajiban yang harus aku tunaikan. Tak sepantasnya aku bersedih di hadapan suamiku karena aku rindu keluarga ku. Sebetulnya mereka semua jorang yang baik, tapi entah, aku merasa kurang nyaman. Sebetulnya, aku ingin tinggal sendiri, tapi mertuaku tak setuju. Aku butuh privasi. Aku tak bisa melakukan kegiatan yang aku suka. Di sisi lain mertuaku sdah tua. Mungkin, tidak baik jika aku memutuskan untuk tinggal bersama suamiku saja. Aku harus bersabar. Aku tak ingin ada yang terluka hatinya. Aku akan berusaha menjadi istri sekaligus mantu yang baik untuk keluarga ini.
Rabu, 06 Februari 2019
Hidup baruku
Tepat tanggal 14 Januari 2019 aku menikah dengan seorang pria bernama Slamet. Sahabat ku yang kenalkan aku dengan dia. Tak butuh waktu lama untuk kami berkenalan. Tanggal 27 November kita mulai berkenalan melalui WhatsApp. Kita semakin akrab hingga pada seminggu perkenalkan, dia menemuiku di Blitar. Aku terkejut, yang kutahu jarak Banyuwangi-blitar bukan jarak yang dekat. Alhamdulillah, saat itu dia melamar ku. Entah, tak perlu berpikir panjang untuk menerima niat baiknya.
Pernikahan kami sudah memasuki 3 Minggu ini. Aku sangat bahagia. Dia sangat perhatian. Dan sangat bisa memperlakukan wanita. Walaupun umur kami terpaut 9 tahun, tapi dia gak kalah romantis dengan pemuda2 di bawah usianya. Allah memang maha baik. Aku di pertemukan dengan laki yang aku butuhkan. Dia Sholeh. Dia selalu sholat malam dan sholat Dhuha. Dia sering menjadi muadzin di daerah tempat tinggal nya.
Rumah tangga kami sejauh ini sangat baik2 saja. Tak pernah ada cek Cok atau masalah. Alhamdulillah aku dan dia bukan tipe orang keras kepala. Dia ataupun aku sering mengalah. Aku sangatlah beruntung. Aku merasa surga berasa dekat jika aku bersamanya. Aamiin
Pernikahan kami sudah memasuki 3 Minggu ini. Aku sangat bahagia. Dia sangat perhatian. Dan sangat bisa memperlakukan wanita. Walaupun umur kami terpaut 9 tahun, tapi dia gak kalah romantis dengan pemuda2 di bawah usianya. Allah memang maha baik. Aku di pertemukan dengan laki yang aku butuhkan. Dia Sholeh. Dia selalu sholat malam dan sholat Dhuha. Dia sering menjadi muadzin di daerah tempat tinggal nya.
Rumah tangga kami sejauh ini sangat baik2 saja. Tak pernah ada cek Cok atau masalah. Alhamdulillah aku dan dia bukan tipe orang keras kepala. Dia ataupun aku sering mengalah. Aku sangatlah beruntung. Aku merasa surga berasa dekat jika aku bersamanya. Aamiin
Jumat, 12 Mei 2017
Kamis, 30 April 2015
dear my god.,.thanks for give me some one who love me very much,.,he is very care and kind to me.,.i love him god.,.but.,.now.,.i want finished this LDR.,,.because i love him.,.and i don't want he is want me for long.,,.because i can't do the best for him.,,.i don't want give the false hope for him.,
forgive me god,.,
Minggu, 12 April 2015
Ingin aku menulis dengan sebuah tinta emas
Yang indah dan menyenangkan jiwa
Begitu istimewa dalam balutan berkilau
Semakin menawan dengan pancaran cahaya
Namun aku hanyalah penulis lusuh tak bertahta
Apalagi bermahkota berlian
Dan tak segemerlap bak permta
Yang di sanjung dan di puja-puja
Goresanku bagai tak berarti
Seakan terbuang dan terinjak
Memelas dengan sangat harap
Akan ada suatu keajaiban
Aku sadar kesempurnaan itu bukanlah milikku
Membuatku terus berfikir aka n sebuah penantian
Yang menuntunku daam kepasrahan
Dan keyakinan akan sebuah keindahan
27-03-2015
00.32
Jumat, 03 April 2015
Langganan:
Postingan (Atom)