Senin, 11 Februari 2019
Kehidupan pernikahan ku
Entah apa yang aku rasakan saat ini. Aku merasa ada hal yang membuatku ingin menangis. Aku memikirkan banyak hal. Tentang suami, dan keluarga suamiku. Aku rindu. Ya, ternyata aku sedang rindu. Rindu keluarga ku di Blitar. Aku harus bisa lebih sabar. Kehidupan ku tak sama dengan yang dulu. Ada kewajiban yang harus aku tunaikan. Tak sepantasnya aku bersedih di hadapan suamiku karena aku rindu keluarga ku. Sebetulnya mereka semua jorang yang baik, tapi entah, aku merasa kurang nyaman. Sebetulnya, aku ingin tinggal sendiri, tapi mertuaku tak setuju. Aku butuh privasi. Aku tak bisa melakukan kegiatan yang aku suka. Di sisi lain mertuaku sdah tua. Mungkin, tidak baik jika aku memutuskan untuk tinggal bersama suamiku saja. Aku harus bersabar. Aku tak ingin ada yang terluka hatinya. Aku akan berusaha menjadi istri sekaligus mantu yang baik untuk keluarga ini.
Rabu, 06 Februari 2019
Hidup baruku
Tepat tanggal 14 Januari 2019 aku menikah dengan seorang pria bernama Slamet. Sahabat ku yang kenalkan aku dengan dia. Tak butuh waktu lama untuk kami berkenalan. Tanggal 27 November kita mulai berkenalan melalui WhatsApp. Kita semakin akrab hingga pada seminggu perkenalkan, dia menemuiku di Blitar. Aku terkejut, yang kutahu jarak Banyuwangi-blitar bukan jarak yang dekat. Alhamdulillah, saat itu dia melamar ku. Entah, tak perlu berpikir panjang untuk menerima niat baiknya.
Pernikahan kami sudah memasuki 3 Minggu ini. Aku sangat bahagia. Dia sangat perhatian. Dan sangat bisa memperlakukan wanita. Walaupun umur kami terpaut 9 tahun, tapi dia gak kalah romantis dengan pemuda2 di bawah usianya. Allah memang maha baik. Aku di pertemukan dengan laki yang aku butuhkan. Dia Sholeh. Dia selalu sholat malam dan sholat Dhuha. Dia sering menjadi muadzin di daerah tempat tinggal nya.
Rumah tangga kami sejauh ini sangat baik2 saja. Tak pernah ada cek Cok atau masalah. Alhamdulillah aku dan dia bukan tipe orang keras kepala. Dia ataupun aku sering mengalah. Aku sangatlah beruntung. Aku merasa surga berasa dekat jika aku bersamanya. Aamiin
Pernikahan kami sudah memasuki 3 Minggu ini. Aku sangat bahagia. Dia sangat perhatian. Dan sangat bisa memperlakukan wanita. Walaupun umur kami terpaut 9 tahun, tapi dia gak kalah romantis dengan pemuda2 di bawah usianya. Allah memang maha baik. Aku di pertemukan dengan laki yang aku butuhkan. Dia Sholeh. Dia selalu sholat malam dan sholat Dhuha. Dia sering menjadi muadzin di daerah tempat tinggal nya.
Rumah tangga kami sejauh ini sangat baik2 saja. Tak pernah ada cek Cok atau masalah. Alhamdulillah aku dan dia bukan tipe orang keras kepala. Dia ataupun aku sering mengalah. Aku sangatlah beruntung. Aku merasa surga berasa dekat jika aku bersamanya. Aamiin
Jumat, 12 Mei 2017
Kamis, 30 April 2015
dear my god.,.thanks for give me some one who love me very much,.,he is very care and kind to me.,.i love him god.,.but.,.now.,.i want finished this LDR.,,.because i love him.,.and i don't want he is want me for long.,,.because i can't do the best for him.,,.i don't want give the false hope for him.,
forgive me god,.,
Minggu, 12 April 2015
Ingin aku menulis dengan sebuah tinta emas
Yang indah dan menyenangkan jiwa
Begitu istimewa dalam balutan berkilau
Semakin menawan dengan pancaran cahaya
Namun aku hanyalah penulis lusuh tak bertahta
Apalagi bermahkota berlian
Dan tak segemerlap bak permta
Yang di sanjung dan di puja-puja
Goresanku bagai tak berarti
Seakan terbuang dan terinjak
Memelas dengan sangat harap
Akan ada suatu keajaiban
Aku sadar kesempurnaan itu bukanlah milikku
Membuatku terus berfikir aka n sebuah penantian
Yang menuntunku daam kepasrahan
Dan keyakinan akan sebuah keindahan
27-03-2015
00.32
Jumat, 03 April 2015
Senin, 23 Maret 2015
Ku simpan bayanganmu dalam hatiku
Yang terus mengganngu ketenanganku
Biarlah engkau menjadi kenangan
Yang pernah mengisi ruang kesepian
Sakit memang rasanya
Ketika rasa ini hanya untukmu
Namun kau tak pernah tau
Hingga ku jatuh dan terpaku
Ataukah ini salahku?
Namun apa?
Perlakuanmu menimbulkan tanya
Yang terus mengusik jiwa
Mudah bagimu menyelam hati
Merusak keindahanku pada dirimu
Saat ku mulai sadar dalam ingatanku
Malah kau hancurkan dengan egomu
Kini aku telah lelah
Menapaki jejak kakimu
Yang aku pun tak tau
Dimana tempat berlabuhmu
Memahamimu bak melihat dalam kegelapan
Tak terlihat dan susah
Dengan keangkuhanmu kau berhasil melemahkanku
00.35
2014-10-12
This poem for u that ever i love
Langganan:
Postingan (Atom)